SEJARAH SEBARAN APEM JATINOM
SEJARAH SEBARAN APEM Pada mulanya, Kyai Ageng Gribig ke Mekkah untuk menunaikan Ibahdah Haji. Sewaktu berada di Mekkah mendapat apem 3 buah yang masih hangat, kemudian dibawa pulang untuk anak cucunya, ternyata sampai di Jatinom apem tersebut masih hangat. Dengan bersabda “ APEM YAQOWIYU ” artinya kata yaa qowiyyu itu ialah Tuhan Mohon Kekuatan . Berhubung apem buah tangan itu tidak mencukupi untuk anak cucunya, maka Nyai Ageng Gribig diminta membuatkan lagi agar dapat merata. Kyai Ageng Gribig juga meminta kepada orang-orang Jatinom; di bulan Sapar, agar merelakan harta bendanya sekedar untuk zakat kepada sesame yang datang (tamu). Oleh karena orang-orang semua tahu bahwa Nyai Ageng Gribig sedekah apem, maka kini penduduk Jatinom ikut-ikutan sama membawa apem untuk selamatan. Sekarang ini orang-orang Jatinom membawa apem untuk diserahkan ke Panitia Penyebaran Apem , dan sesudah sholat Jumat disebarkan di lapangan. Menurut kepercayaan warga, apem tersebut ...